Sabtu, 08 Mei 2010

TIPS MERAWAT MONITOR

Berikut ini, ada beberapa tips yang berguna bagi para pengguna monitor LCD, antara lain:

1. Ketika membersihkan layar monitor, usahakan selalu agar perangkat tersebut dalam keadaan power listrik-nya mati dan kabel suplai tercabut.
Hal ini perlu untuk menghindari aliran listrik yang mungkin timbul, ketika Anda tengah membersihkan layar monitor.


2. Untuk membersihkan monitor LCD, ada baiknya jika Anda menggunakan kain lembut dan cairan khusus pembersih monitor.
Hindari cairan yang mengandung alkohol, karena disinyalir dapat merusak layar monitor. Bahkan bukan tidak mungkin jika nantinya monitor akan berubah warna menjadi buram atau terkena goresan.

3. Saat menggunakan cairan pembersih monitor, sebaiknya tidak menyemprotkan cairan secara langsung pada monitor. Untuk amannya, semprotkan terlebih dahulu pada kain lap.

4. Lakukan proses pembersihan monitor secara perlahan dan tidak menekan keras permukaan layar monitor. Usahakan dengan gerakan mengelap satu arah.

5. Untuk keamanan monitor LCD, gunakan screen protector yang dapat melindungi monitor dari debu atau goresan.

6. Sebaiknya tidak meletakkan speaker atau benda-benda elektronik dari monitor, karena disinyalir dapat menyebabkan gangguan magnetik, sehingga merusak tampilan monitor.

7. Hindari pula kebiasaan meletakkan monitor atau perangkat elektronik lainnya pada lokasi yang terkena sinar matahari langsung, karena dapat merusak ketahanan elektronik tersebut.

LANGKAH PERBAIKAN MOTHERBOARD

Motherboard atau Mainboard adalah board/ papan utama tempat komponen-komponen utama seperti microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya. Terdapat juga SLOT Ekspansi yaitu tempat untuk memasang card-card tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan fasilitas dan kemampuan yang dibutuhkan. Microprossor terpasang pada soket / slot yang sesuai dengan bentuk dan ukuran microprocessor tersebut, seperti soket 370, 470, soket LGA 775, soket A 462 (AMD), soket slot I (Pentium 2 dan 3). Di dalam motherboard, microprocessor berkomunikasi dengan komponen yang lain melalui suatu bus atau jalur data. Bus ini telah berkembang dari bus 66, 100, 133, 200, 266, 333, 400, 500, 800 MHz. Perkembangan ini untuk mengimbangi kerja microprocessor yang semakin cepat. Slot ekspansipun mengalami perkembangan. Tabel diagram motherboard biasanya telah disertakan pada saat anda membeli CPU/ Mainboard.
Mati Total
Periksa power supply: Dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard.
Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.
Nyala Tapi Tidak Tampil
Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
Coba anda install ulang Windows.
Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan & Solusinya :
Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).

TIPS MERAWAT KEYBOARD

Keyboard merupakan salah satu komponen yang melengkapi komputer. Bagi Anda yang sering menghabiskan waktu di depan komputer, menggunakan keyboard yang benar-benar nyaman dipakai adalah hal yang penting diperhatikan agar jari-jari dan pergelangan tangan Anda tidak sakit dan tegang.

Bagaimana memilih keyboard yang baik dan nyaman dipakai? Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangan.

1. Pilih keyboard yang ergonomis.
Bagi yang sering berinteraksi dengan komputer, disarankan untuk memilih keyboard yang ekonomis. Seperti dilansir monstersandcritics.com, Stefan Willecke dari majalah PC-Welt mengungkapkan, keyboard yang ergonomis akan membantu mengurangi ketegangan pada pergelangan tangan Anda. Perhatikan juga kenyamanan dan kemudahan menekan tombol keyboardnya.
Keyboard ergonomis biasanya berbentuk datar dan umumnya dibagi dalam dua segmen. Terkadang juga terdapat track ball yang bisa digunakan sebagai mouse. Semua fasilitas ini dihadirkan guna menghindari pengguna meletakkan tangannya dalam posisi yang salah, yang akan berakibat pada sakit yang berkepanjangan.

2. Warna keyboard juga berpengaruh pada penglihatan.
Ergonomis tidak hanya terbatas pada bentuk dan disain saja. Warna juga menjadi salah satu unsur penting ergonomis. Hindari warna yang kontras, karena warna-warna seperti itu tidak termasuk dalam kategori ergonomis. Pilih warna keyboard yang tidak ‘sakit’ dipandang mata. Umumnya hitam dan perak menjadi warna pilihan banyak konsumen.

3. Pertimbangkan fungsi ekstra yang disertakan pada keyboard.
Fungsi-fungsi ekstra tersebut akan mempermudah kerja Anda selagi bergulat dengan komputer. Beberapa keyboard yang mahal bahkan ada yang dilengkapi tombol untuk memunculkan program kalkulator saku Windows. Ada juga keyboard yang memungkinkan pengguna memberi fungsi pada tombol tambahan. Artinya, seluruh aktifitas yang sudah dilakukan bisa dipanggil kembali hanya dengan menekan sebuah tombol di keyboard.

4. Bagi pengguna yang menginginkan keamanan pada komputernya, bisa dimulai dari keyboard. Pasalnya, saat ini sudah tersedia keyboard yang bisa mendeteksi sidik jari. Sidik jari inilah yang menentukan apakah seseorang bisa menggunakan keyboard tersebut atau tidak.

5. Pilihlah keyboard dengan port USB.
Fasilitas ini akan memudahkan Anda yang senang bergelut dengan pemutar MP3 atau kamera digital.

6. Sesuaikan harga keyboard dengan kantong Anda.
Soal harga? Pastinya ada banyak variasi harga keyboard mulai dari US$ 10 untuk keyboard biasa hingga US$ 300 untuk keyboard yang dilengkapi dengan 3 port USB. Sementara itu keyboard ergonomis tersedia dengan harga sekitar US$ 40. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas kantong Anda sesaat akan membeli keyboard.

7. Rawat keyboard dengan cara rajin membersihkannya.
Barang mahal sekalipun, jika tidak dirawat lama kelamaan akan rusak. Gunakan kuas untuk membersihkan sela-sela tombol keyboard. Dan tentu saja, jangan makan atau minum di dekatnya karena bisa saja tanpa sengaja Anda menumpahkan makanan atau minuman pada keyboard.